Minggu, 17 Januari 2010

Mencari sumber air galian atau bor

Kita pasti mengenal istilah sumur galian atau pun sumur bor. yang membedakan keduanya hanyalah pada teknik penggalian untuk mendapatkan air. Jika pada sumur galian untuk dapat menemukan air dengan cara menggali tanah dengan diameter kira-kira 1 meter. Penggalian kedalam tanah dilakukan hingga ditemukan sumber air. Untuk sumur Bor untuk dapat menemukan air dengan cara mengebor tanah mengunakan pipa besi, ini dapat dilakukan secara manual atau dengan mesin. Kedalaman untuk dapat menemukan air tergantung dari wilayah, jika pada wilayah tertentu terdapat banyak air dengan kedalaman 7-10 meter pun sudah muncul air. Untuk wilayah Jakarta biasanya kedalaman air lebih dari 15 meter.

Nah bagaimana caranya kita dapat mengetahui, apakah lokasi yang kita pilih merupakan lokasi yang banyak terdapat sumber airnya? Untuk mengetahui didalam tanah/lokasi tanah terdapat sumber air atau tidak dapat melakukan dengan cara warisan leluhur berikut ini :

A. Dengan mengunakan daun pisang


Ambil beberapa daun pisang, kemudian letakkan pada tanah yang akan kita gali/bor pada malam hari kira-kira jam 10 malam, kemudian letakkan daun pisang tersebut diatas tanah yang akan kita gali/bor untuk sumur (untuk efisiensi mungkin lebih baik tidak 1 tempat/lokasi bisa beberapa lokasi). Keesokan harinya coba kita lihat apakah dibawah daun psang tersebut terdapat banyak embun atau tidak. Jika banyak embun didaun pisang kemungkinan besar didalam tanah yang akan kita gali banyak mengandung air.

B. Dengan mengunakan Garam

Ambil beberapa sendok garam dapur kemudian masukkan kedalam wadah yang tertutup, buat beberapa wadah (Jika ada banyak pilihan lokasi yang akan dijadikan lokasi sumur). Seperti cara pada daun pisang letakkan wadah yang berisi garam tersebut diatas tanah yang akan kita gali/bor pada jam 10 malam. pada keesokkan harinya coba dilihat apakah garam habis atau tidak. Jika garam habis atau berkurang banyak kemungkinan didalam tanah yang akan kita gali/bor terdapat kandungan air yang cukup banyak.

Sebagai catatan cara ini hanya untuk mengetahui apakah didalam tanah terdapat kandungan air atau tidak, sehingga memudahkan kita untuk menemukan air. Cara ini bukan untuk mengetahui kualitas air (kejernihan/bening, tidak berbau,dll). Selamat mencoba......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar